agitpencilart
Wednesday, March 25, 2015
Friday, March 6, 2015
Just for share ilmu teknik gambar/drawing.
Kali ini saya akan share ilmu. data saya translate dari web aslinya http://www.sibleyfineart.com/tutorial--gridding-art.htm. Semoga berguna.
METODE GRID untuk Memperbesar Gambar
Masa-masa Awal.Seniman telah menggunakan alat bantu mekanik selama berabad-abad. Pada abad ke-15 dan ke-16, misalnya, seorang Master akan menggambar diatas kertas desain lengkapnya untuk lukisan, maka asistennya akan mentransfer bidang desain pada plester lembab yang cukup untuk pekerjaan sehari-hari. Hal ini mereka lakukan dengan menusuk lubang sepanjang garis gambar, memegang kertas ke permukaan plester dan kemudian "menerkam" (pukulan) garis dengan tas muslin jelaga atau karbon. Seniman kemudian bisa melanjutkan pekerjaannya dibantu oleh representasi gambar dalam bentuk titik-titik hitam jarak dekat.
Albrecht Dürer, terkenal karena penggambaran mistar nya luar biasa, memanfaatkan sejumlah "mesin menggambar " untuk mempelajari perspektif dan memperoleh persamaan sebenarnya dari bentuk menyempit.
Dengan menggunakan mesin ini, penampakan dari titik tetap, ia akan
melihat melalui grid string dan mentransfer apa yang dilihatnya ke
permukaan gambar, yang membawa kotak yang sama.
Ganti objek 3D dengan sketsa 2D atau foto dan Anda akan melihat bahwa Dürer menggunakan prekursor dari metode grid sekarang umum sizing up (atau down).
Anda mungkin pernah mendengar hal itu menunjukkan bahwa penggunaan alat tersebut dalam beberapa hal bisa mengurangi "seni". Saya sangat tidak setuju dengan hal ini. Dürer telah menggunakan "kamera" untuk mengubah bentuk tiga dimensi untuk lebih mudah dikelola ke dua dimensi, ia akan menggunakannya.
"Walter Sickert (1896-1948), yang pada tahun-tahun berdasarkan banyak karyanya pada foto, menjawab kritik dengan mengatakan bahwa satu-satunya tes setiap artis adalah produk jadi, tidak peduli apa langkah-langkah persiapan telah diljalaninya ke pada proses pembuatannya".
Bersambung...
Kali ini saya akan share ilmu. data saya translate dari web aslinya http://www.sibleyfineart.com/tutorial--gridding-art.htm. Semoga berguna.
METODE GRID untuk Memperbesar Gambar
Masa-masa Awal.Seniman telah menggunakan alat bantu mekanik selama berabad-abad. Pada abad ke-15 dan ke-16, misalnya, seorang Master akan menggambar diatas kertas desain lengkapnya untuk lukisan, maka asistennya akan mentransfer bidang desain pada plester lembab yang cukup untuk pekerjaan sehari-hari. Hal ini mereka lakukan dengan menusuk lubang sepanjang garis gambar, memegang kertas ke permukaan plester dan kemudian "menerkam" (pukulan) garis dengan tas muslin jelaga atau karbon. Seniman kemudian bisa melanjutkan pekerjaannya dibantu oleh representasi gambar dalam bentuk titik-titik hitam jarak dekat.
Albrecht Dürer, terkenal karena penggambaran mistar nya luar biasa, memanfaatkan sejumlah "mesin menggambar " untuk mempelajari perspektif dan memperoleh persamaan sebenarnya dari bentuk menyempit.
Dengan menggunakan mesin ini, penampakan dari titik tetap, ia akan
melihat melalui grid string dan mentransfer apa yang dilihatnya ke
permukaan gambar, yang membawa kotak yang sama.Ganti objek 3D dengan sketsa 2D atau foto dan Anda akan melihat bahwa Dürer menggunakan prekursor dari metode grid sekarang umum sizing up (atau down).
Anda mungkin pernah mendengar hal itu menunjukkan bahwa penggunaan alat tersebut dalam beberapa hal bisa mengurangi "seni". Saya sangat tidak setuju dengan hal ini. Dürer telah menggunakan "kamera" untuk mengubah bentuk tiga dimensi untuk lebih mudah dikelola ke dua dimensi, ia akan menggunakannya.
"Walter Sickert (1896-1948), yang pada tahun-tahun berdasarkan banyak karyanya pada foto, menjawab kritik dengan mengatakan bahwa satu-satunya tes setiap artis adalah produk jadi, tidak peduli apa langkah-langkah persiapan telah diljalaninya ke pada proses pembuatannya".
Bersambung...
Tuesday, February 24, 2015
Graphite Pencil Drawing
Hasil perjalanan beberapa tahun lalu ke daerah Jawa tengah, mampir ke Musium Kereta Api Ambarawa.
Graphite Pencil on Paper. (For sale)
Monday, February 23, 2015
Salah satu sudut Kota Lama Semarang. Faber-Castell Polychromos on Paper. (For Sale)
Candrakanta, my junior. Faber-Castell Polychromos on Paper.(Private Collection)
Flower in the Bottle. Faber-Castell Polychromos on Paper. (For Sale)
Flower in the Jar. Faber-Castell Polychromos on Paper. (For Sale)
Mother & Son. Faber-Castell Polychromos on Paper (Private Collection).
Moroccan Vase. Faber-Castell Polychromos on Paper. (For Sale)
Sumatra Tigers. Faber-Castell Polychromos on Paper. (For Sale)
Subscribe to:
Posts (Atom)









